Friday, October 30, 2020

Emas, Untuk Tabungan Jangka Panjang

Menabung emas logam mulia, sekarang sedang menjadi trend ya. Iriters ada yang ikutan nabung emas juga?

Banyak yang tanya nabung emas ini direkomendasikan ngga sih? Tergantung kamu nabung untuk apa dulu.


Menabung emas cocok untuk tabungan jangka panjang. Minimal 3 tahun lah. Misal kamu mau nabung buat umroh, haji, atau tabungan pensiun, cocok dengan menabung emas. Kenapa tidak menabung uang saja? Karena kalo menabung uang, uangnya ngga banyak-banyak amat, uang kamu akan habis digerogoti pajak dan bea admin bulanan. Selain itu biaya kebutuhan juga semakin lama akan semakin naik kan, sulit mengejar jika kita hanya menabung uang.

Sementara emas, harganya relatif naik, meskipun kadang-kadang mengalami penurunan tapi tidak terlalu besar dan biasanya akan rutin naik lagi. Tapi sebenarnya para pakar mengatakan, nilai emas itu bukannya naik, akan tetapi mata uang kita yang nilainya turun.


Perhitungan sederhananya gini ya. Misal kita mau nabung buat umroh. Biaya umroh saat ini 25 juta. Kita nabung satu juta sebulan, setelah 25 bulan terkumpul dong 25 juta, tapi sayangnya biaya umroh naik jadi 30 juta misalnya. Kudu nabung 5 bulan lagi dong, setelah 5 bulan apakah biaya umroh tidak naik lagi?

Bandingkan kalau kita nabung dalam bentuk emas. Taruhlah 1 juta itu harga 1 gram emas sekarang.  Berarti biaya umroh saat ini senilai 25 gram emas. Jika kita konsisten sebulan nabung segram, setelah 25 bulan terkumpul 25 gram emas. Sebuah artikel yang saya baca di internet, kenaikan harga emas sekitar 10% tiap tahunnya. Jadi taruhlah setelah 2 tahun harga emas menjadi 1.200.000. 25 gram emas jika dikonversikan dalam bentuk uang akan menjadi 30 juta, mengikuti kenaikan biaya umroh.

Contoh nyata, pada Oktober 2018 saya membeli emas logam mulia 1 gram sekitar 620ribu, sementara saat ini harga emas 17 November 2020 per-gram sudah mencapai 980 ribuan. Akan tetapi jika kita mau menjual emas logam mulia kita, harganya beda ya, karena ada perbedaan harga jual dari butik atau toko dan harga beli kembali (buy back). Yang saya cek dari situs logammulia.com harga emas pergram 980 ribu sementara harga buyback nya Rp.859.000,-

Nah karena adanya perbedaan harga beli emas dengan harga beli kembali (buyback) maka menabung emas untuk tabungan jangka pendek tidak disarankan. Kita akan rugi karena selisih dari harga emas dengan harga buyback cukup besar, bisa lebih dari 100 ribu rupiah.

Di mana membeli emas logam mulia? Bisa di mana saja, kayaknya tiap daerah ada butik atau tokonya. Sekarang saya biasa membeli emas di EOA Gold Semarang. Apa bedanya emas antam dan EOA gold? Sama saja sih, sama-sama logam mulia dengan kadar 24 karat, perbedaannya ada di merk dan sertifikasinya.

Jadi gimana iriters? tertarik untuk menabung emas?

2 comments:

  1. Alhamdulillah, dulu lumayan rajin ikut arisan LM jadi adalah simpanan hihi walaupun ada juga yang dijual akhirnya pas butuh buat masuk sekolah bocah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ntr kalo ada duit lagi dikit2 langsung beliin LM aja maak sekarang kan ada yng jual 0,1 gram, kalo dah banyak tuker sm yg lebih berat.

      Delete

Maaf ya iriters karena banyaknya spam yang masuk, semua komen dimoderasi dulu. Terimakasih sudah berkunjung :)