Saturday, February 27, 2016

Asuransi vs Reksa Dana. Pilih Mana?

Waktu saya ikut workshp tentang investasi reksa dana beberapa waktu lalu, saya kemudian menimbang-nimbang, lebih menguntungkan mana sih asuransi atau reksa dana?

Kebetulan perusahaan reksa dana yang mengadakan event waktu itu juga memang punya produk asuransi.



Asuransi sekarang biasanya sudah sepaket juga dengan investasi kan. Beda dengan jaman dulu, saya enggan ikut asuransi karena asuransi hanya memberikan dana kepada kita jika ada klaim, seperti kalau masuk rumah sakit kecelakaan, atau meninggal dunia. Tapi kalau sekarang asuransi ada savingnya. Jadi sejumlah uang yang kita bayarkan tiap bulan ada yang dialokasikan untuk asuransi ada juga yang buat tabungan.

Bagaimana dengan reksa dana? Reksa dana merupakan investasi pasar modal yang berisi aneka ragam instrumen investasi seperti saham, obligasi, dan pasar uang.

Nah lalu, lebih menguntungkan mana asuransi atau reksadana? Menurut saya sih kedua produk ini punya kelebihan masing-masing, saya coba uraikan sejauh yang saya tahu ya.

- Kalau asuransi kita dapat mengajukan klaim jika ada sesuatu yang terjadi dengan kita. Misalnya (naudzubillahimindzalik amit-amit jabang bayi) kita masuk rumah sakit kita dapat uang pertanggungan dari pihak asuransi utuk membayar rumah sakit. Sedangkan reksadana ngga ada asuransinya.

-Untuk reksadana uang yang kita belikan unit akan utuh menjadi saving, sementara asuransi, uang yang disetorkan tiap bulan hanya sebagian yang buat tabungan. Jadi kalau kita bandingkan ya, misal bayar asuransi sebulan Rp.300.000, yang buat tabungan hanya sebagian saja. Sementara jika dialokasikan untuk reksa dana ya utuh segitu menjadi tabungan kita.

- Untuk reksadana uang yang disetor fleksibel, ngga mutlak harus sejumlah sekian, dan juga ngga wajib tiap bulan setoran. Reksadana yang saya miliki, setoran minimal Rp.100.000,- Pembelian selanjutnya pun minimal senilai itu. Tapi tidak wajib juga tiap bulan setor. Kalau bulan ini pengen belanja-blanji baju baru misalnya, yaudah setoran reksadana bisa ditunda bulan depannya.

-Jumlah uang kita di reksadana ditentukan dengan harga unit pada saat itu. Jadi kalau kita mau memcairkan pastikan pada saat harga unit tinggi. Sebaliknya kalau pas harganya murah, manfaatkan momen itu untuk membeli unit.

- Reksa dana bisa dicairkan sewaktu-waktu, Untuk reksa dana yang saya ikuti, kalau belum setahun dicairkan memang kena biaya, sementara setelah setahun bebas kapan saja mau dicairkan, sebagian atau smeua, tanpa biaya. Sementara asuransi ada waktu-waktu pencairan yang sudah ditentukan. Mungkin bisa saja dicairkan sebelum waktunya tapi kena biaya pinalti.

Saat ini di keluarga saya sendiri ada anggota keluarga yang saya ikutkan asuransi swasta, ada juga yang punya rekening reksa dana. Karena saya pikir kedua produk tersebut memiliki kelebihan masing-masing, tinggal disesuaikan saja, mana yang sebaiknya memiliki asuransi mana yang sebaiknya punya reksa dana.

Twitter&IG: @emakirits

8 comments:

  1. Saya juga bingung mau asuransi atau reksa dana atau keduanya. Saat ini hanya ikut reksa dana saja tanpa asuransi mbak. Mau ikut asuransi takutnya dibohongi, dulu pernah kan mbak ada kasus perusahaan asuransi bangkrut terus uang nasabah hilang, tapi sy lupa perusahaan apa. Terus jadi parno mau ikut asuransi :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pilih yang udah punya nama mba, setelah itu iklaskan, serahkan semua pada Alloh, karena resiko pasti selalu ada, yang penting kita sudah ikhtiar.

      Delete
  2. Aku malah galau "riba" nggak yaaa :) tp utk pendidikan sementara masih ikut asuransi.. Pengen invest emas aja sepertinya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makanya aku pilih yang syariah, ya moga aja ga riba :)

      Delete
  3. kalau dr penjelasannya sepertinya lebih enak reksa dana ya... saya belum pernah ikut dua2nya sih. sedang menimbang2 dulu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Plus minus sih mba, kalo reksadana kan ga ada asuransinya misal *amit-amit yah* kita masuk RS atau kenapa-napa

      Delete
  4. Sebenarnya saya juga butuh asuransi baik diri maupun harta, namun saat ini belum ada yang bisa meyakinkan saya dan diantara keduanya saya tidak pilih mba,,, karena gak yakin ajah, mendingan tabungan biasa saja untuk sementara.

    ReplyDelete

Maaf ya iriters karena banyaknya spam yang masuk, semua komen dimoderasi dulu. Terimakasih sudah berkunjung :)